Cara Jitu Upgrade OS Android Agar Sukses


www.barugadget.com | Upgrade sistem operasi OS android memang mungkin perlu dilakukan untuk mendapatkan service yang berbeda dan juga pengalaman yang lebih tentang OS yang baru. Ponsel android memang mempunyai keunggulan yaitu bisa mengupgrade versi OSnya ke yang lebih baru. Namun sebelum mengupgrade ponsel, sebaiknya anda harus tahu terlebih dahulu hal yang harus diperhatikan sebelum upgrade ponsel android anda.

Upgrade-Os-Android
Pada kesempatan hari ini www.barugadget.com akan membagikan tips untuk anda apa saja yang harus anda perhatikan dan persiapkan sebelum upgrade ke OS yang lebih baru. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus anda pertimbangkan dan perhatikan sebelum mengupgrade OS android anda:

  • 1. Upgrade Firmware dari Sumber yang Terpercaya

Di internet, banyak sekali tersedia link download firmware untuk berbagai jenis HP Android. Namun, tidak semuanya berisi firmware resmi. Banyak juga yang merupakan Custom ROM hasil modifikasi. Memang, sih tampilannya keren. Tapi kalau kamu belum terlalu paham tentang ROOT atau Custom ROM, sebaiknya gunakan firmware resmi yang dikeluarkan oleh pengembang merek HP Android kamu. Cara yang paling terpercaya adalah lewat OTA (Over The Air) alias langsung upgrade dari halaman pengaturan HP Android kamu.

  • 2. Backup Data-data Penting Anda

Ketika melakukan upgrade Android, ada kalanya sistem harus melakukan flash ulang pada HP Android kamu. Sehingga data apa pun yang terdapat di memori internal akan terhapus. Termasuk foto, video, musik, dan berbagai data aplikasi. Maka, sebelum melakukan upgrade Android, sebaiknya kamu back-up dulu data-data penting yang terdapat di memori internal HP Android kamu. Kamu bisa back-up secara manual, atau dengan aplikasi seperti Helium atau Titanium Backup.

  • 3. Cek Ruang di Memori Internal

Setelah men-download firmware, tentu kamu harus menyimpan file tersebut di memori HP Android kamu kan? Kalau memori HP kamu penuh, nanti filenya mau ditaruh di mana? Maka, sebaiknya sisakan ruang kosong yang cukup untuk menyimpan file firmware baru yang akan kamu download. Ukuran firmware berbeda-beda, tergantung merek dan tipe HP Android kamu. Namun biasanya berkisar antara ratusan MB hingga 1 GB lebih.

  • 4. Pastikan Jaringan Internet yang Stabil Alias Tidak Lemot

Ketika meng-upgrade OS Android, kamu harus men-download firmware yang ukuran filenya cukup besar. Mulai dari ratusan MB, hingga lebih dari 1 GB. Untuk men-download data ini, kamu perlu koneksi internet yang lancar. Kalau nggak mau kuota data internet kamu cepat habis, download aja pakai fasilitas WiFi gratisan yang ada di tempat umum. Tapi pastikan juga koneksi internetnya cepat, lancar, dan stabil. Supaya nggak kelamaan download-nya. Serta nggak terputus di tengah jalan. Kamu bisa cek dulu kecepatan internetnya dengan aplikasi Speedtest.

  • 5. Pastikan Kapasitas Baterai Anda Tidak Kehabisan

Proses upgrade Android memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain download file besar, proses instalasinya menghabiskan waktu yang nggak sebentar. Kamu juga harus hati-hati! Sebab, proses instalasi yang terputus di tengah jalan dapat berakibat fatal bagi HP Android kamu. Bisa bikin HP Android kamu mengalami bootloop, atau bahkan mati total. Usahakan baterai dalam keadaan penuh sebelum kamu mulai meng-upgrade Android kamu. Atau kalau kamu mau sambil nge-charge juga nggak apa-apa.

(Livikava | barugadget.com).

Share