Langkah Untuk Mencegah Pencurian Data ATM


www.barugadget.com – Kasus pencurian data nasabah bank kembali merebak. Kali ini, pencurian yang diduga menggunakan modus skimming (penggandaan) data yang terekam dalam kartu ATM menimpa Bank Mandiri, bank terbesar milik pemerintah.

ATM
Akibat kasus ini, manajemen Bank Mandiri terpaksa mengganti 2 ribu kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik nasabahnya. Bank Mandiri beralasan penggantian kartu tersebut untuk mencegah terjadinya pembobolan lanjutan. Tapi jika tak ada upaya perlindungan maksimal dari si pengguna, pembobolan rekening masih terus akan terjadi.

Untuk menghindari pembobolan, barugadget.com akan membagi beberapa tips aman yang cukup praktis. Berikut ini tipsnya.

  • Hati-hati saat menekan PIN

Meski tidak ada orang lain saat berada di ATM, Anda tetap harus selalu waspada. Kamera tersembunyi bisa saja sedang memantau aktivitas, termasuk mengetahui password Anda.Karena itu, saat menekan PIN ATM, Anda harus menutupnya dengan tangan. Hal ini bisa mencegah pencuri mengetahui PIN Anda.

  • Perhatikan lokasi ATM

Hindari menggunakan ATM di daerah redup dan malam hari. Hindari ATM di toko-toko ritel atau restoran, hal ini karena perangkat skimming pernah ditemukan di ATM yang berada di sebuah toko populer di Florida.Selain itu, ATM di bandara juga rentan terhadap aksi pencurian. ATM yang berada di luar Bank juga menjadi target pencuri. Sebaiknya juga jangan terlalu sering ke ATM. “Semakin sering ke ATM, maka akan ada resiko,” kata Siciliano.

  •  Periksa saldo rekening secara teratur

Anda harus memeriksa saldo rekening secara teratur. Dengan begitu Anda bisa segera mengetahui jika ada transaksi penarikan uang yang aneh. Pengguna kartu kredit biasanya lebih mudah mengetahui bahwa telah menjadi korban kejahatan. Karena tagihan kartu kredit biasanya selalu dikirimkan secara teratur.

  • Perhatikan kondisi ATM

Anda harus memperhatikan dengan seksama ATM untuk memastikan keaslian slot kartu dan bukan tempelan. Terutama ketika sejumlah orang merasakan keanehan ketika memasukkan kartu ke ATM.”Ini semua tentang kesadaran, memperhatikan, dan memahami resiko, karena semua ATM rentan terhadap penipuan,” ungkap Siciliano.

Share