Cara Mudah Menghemat Baterai HP Android Agar Tahan 2 Hari


www.barugadget.com | Sebenarnya cara menghemat baterai android sangatlah sederhana, kita hanya melakukan beberapa langkah didalam setelah smartphone android sehingga efeknya membuat baterai android lebih tahan lama. Baterai smartphone memang terkenal tidak tahan lama dalam masalah baterainya, bahkan beberapa perangkat android memiliki daya tahan baterai yang sangat lemah.

Mengetahui lebih dalam tentang baterai android

Yang pertama kami bahas dulu masalah bahan baterainya, kebanyakan smartphone mempunyai baterai lithium-ion atau baterai lithium-polymer. Kedua bahan tersebut tidak mempunyai ‘memori’, yang berarti anda bisa mengisi ponsel saat kondisi baterai berapa persen, tidak melulu menunggu baterai hingga 0%.

Cara Menghemat Baterai HP Android Semua Merek

Baterai smartphone udah besar, tapi kenapa baterai smartphone cepat habis ya? Mungkin kamu juga mengalami hal itu. Makanya agar baterai Android kamu lebih hemat, coba lakukan cara berikut:

1. Disable Aplikasi Bawaan

Salah satu yang tidak disukai dari vendor smartphone Android adalah fakta bahwa vendor sering menyematkan banyak bloatware pada smartphone besutannya. Kecuali yang pake stock Google, seperti Xiaomi Mi A1 atau Google Pixel.

Untuk lebih hemat baterai Android kamu, coba deh kamu disable bloatware dengan cara masuk Settings > Apps > Pilih Aplikasi > Disable.

Jika kebetulan smartphone Android kamu sudah root, bisa loh hapus bloatware-nya pakai cara di bawah ini nih!

2. Power Saving Mode

Jika kebetulan smartphone kamu sudah menggunakan sistem operasi Android Lollipop, kamu bisa menghemat baterai Android dengan masuk ke fitur Power Saving Mode.

Pada mode ini semua fungsi smartphone yang mengkonsumsi baterai kamu akan dibatasi, dari mulai kecerahan layar, koneksi mobile, WiFi, hingga lokasi.

Cara masuk Power Saving Mode adalah dengan masuk Settings > Battery > Battery Saver pada pengaturan smartphone kamu.

Jika kebetulan kamu menggunakan smartphone Samsung Galaxy terbaru, seperti Samsung Galaxy S8, kamu bisa masuk ke menu Ultra Power Saving Mode yang akan membuat tampilan Samsung Galaxy kamu jadi terlihat klasik.

3. Matikan Fitur Smart Stay

Di kebanyakan smartphone Samsung ada fitur Smart Stay. Fitur ini akan membuat smartphone kamu tetap menyala selama kamu menatap layarnya.

Tapi tahukah kamu bahwa fitur ini berimbas besar kepada baterai Samsung Galaxy kamu?

4. Gelap Tak Selalu Jahat

Selama ini bukan tidak mungkin jika kamu berpikir bahwa hal-hal yang gelap itu identik dengan kejahatan.

Namun ini tidak berlaku bagi smartphone, apalagi jika smartphone Android kamu pake layar AMOLED.

Layar AMOLED sangat lemah terhadap warna cerah seperti putih. Maka dari itu untuk bisa membuat baterai Android dengan layar AMOLED lebih awet, cobalah untuk menggunakan wallpaper bernuansa gelap.

5. Jangan Gunakan Live Wallpaper

Masih tentang wallpaper, cara menghemat baterai Android selanjutnya adalah dengan menghindari penggunaan Live Wallpaper.

Meski memang akan membuat tampilan smartphone kamu lebih hidup dan menarik, tapi akan berimbas besar pada daya tahan baterai kamu

6. Ganti Launcher

Jika kamu bosan dengan tampilan smartphone Android kamu yang gitu-gitu aja, coba deh install aplikasi launcher terbaik di smartphone kamu.

Penggunaan launcher yang ringan akan membantu menghemat baterai lho!

7. Matikan Fitur Motions and Gestures

Fitur Motions and Gestures memudahkan kamu memberikan perintah pada smartphone hanya dengan menggerakan smartphone atau gesture khusus pada layarnya, seperti mengambil screenshot, atau mengabaikan panggilan telepon.

Tapi sebaiknya matikan fitur Motions and Gestures ini untuk menghemat baterai smartphone Android milikmu.

Toh kamu masih bisa menggunakan perintah lain untuk menggantikan fitur ini, kan?

8. Matikan Fitur Briefing

Selain kontennya yang kadang tidak sesuai dengan selera, fitur Briefing juga berakibat besar pada berkurangnya baterai kamu.

Karena setiap kali kamu membuka fitur ini saat secara tidak sengaja tergeser, maka secara otomatis Briefing ini akan melakukan sinkronisasi data.

Untuk hemat baterai Android Samsung kamu, sebaiknya kamu buat fitur ini Off. Kamu bisa menggunakan aplikasi BaBe – Baca Berita untuk membaca berita terbaru.

9. Hindari Auto Brightness

Meski akan memudahkan kamu untuk melihat layar secara nyaman di berbagai lingkungan, namun fitur Auto Brightness juga berakibat fatal pada baterai smartphone.

Untuk bisa hemat baterai Android kamu, sebaiknya matikan fitur Auto Brightness dan atur kecerahan layar secara manual saja.

10. Matikan sinyal radio

Sering kali, di beberapa daerah tertentu, smartphone bisa kehilangan sinyal. Hal tersebut dapat terjadi karena menara pemancar sinyal berada jauh dari lokasi smartphone atau trafiknya sedang penuh.

Apabila sinyal hilang atau melemah, sistem smartphone biasanya akan terus mencari koneksi terbaik. Pencarian sinyal secara terus menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat.

Oleh karena itu, sebaiknya matikan saja sinyal radio, jika pengguna benar-benar yakin tidak akan mendapatkan sinyal dalam beberapa waktu. Biasanya, pilihan untuk mematikan sinyal radio terdapat di menu “Setting”.

Matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis.

11. Tutup aplikasi yang jarang dipakai

Ada banyak aplikasi yang jarang dipakai. Sebagai contoh, aplikasi pengecekan skor pertandingan sepak bola Livescore. Kemungkinan besar, aplikasi tersebut hanya dipakai satu minggu sekali pada saat sedang ada pertandingan.

Nah, sebaiknya tutup aplikasi yang jarang dilihat seperti itu. Sebab, sebenarnya aplikasi itu tetap berjalan di background, meski Anda tidak melihatnya sepanjang satu minggu itu. Berjalan di background berarti tetap memerlukan daya pemrosesan. Sebaliknya, jangan tutup aplikasi yang sering digunakan karena ini malah berpotensi memboroskan baterai.

Saat sebuah aplikasi dimatikan, data-data program bersangkutan dihapus dari memori (RAM). Ketika aplikasi itu kemudian dipanggil lagi, perangkat terpaksa “memanggil ulang” data-data yang diperlukan dan menyimpannya di dalam RAM. Ini membutuhkan pemrosesan sistem.

Memang berjalan di background berarti menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang.

Share