Dampak Terlalu Sering Memakai Headset Bagi Telinga Dan Otak


www.barugadget.com | Sudah menjadi satu kebiasaan di kalangan masyarakat modern menggunakan headset dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun sudah mengetahui bahaya menggunakan headset, kebutuhan akan perangkat pengeras suara tersebut sudah layaknya kebutuhan.

Bahaya headset dari mendengarkan portable music player (PMP), seperti MP3 player, bisa membuat telinga cedera. Itu terjadi jika kita terlalu sering memakai earphone atau headphone bervolume tinggi.

Kayaknya, kamu harus hati-hati dengan kesehatan telinga kamu mulai dari sekarang, karena ada penyakit mengerikan yang bisa menjangikiti kamu apabila kamu karena penggunaan headset yang salah. Mau tahu apa saja penyakit yang mungkin timbul dari penggunaan headset? Baca sampai habis ya guys!

Penyakit Mematikan Akibat Penggunaan Headset

Menurut onlymyhealth ada 5 penyakit mengerikan yang bisa kamu derita apabila salah dalam menggunakan headset.

Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia berkisar antara 20 Hz s/d 20 kHz atau mudahnya lebih dari 105 desibel sudah dianggap berbahaya.

Padahal, suara dari headset bisa menghasilkan suara sekeras hingga 100 desibel! Jadi, penyakit apa yang mungkin bisa ditimbulkan dari headset yang sering kamu pakai? Berikut ulasannya:

1.  Komplikasi Pendengaran / Kehilangan Pendengaran

Ketika kamu menggunakan earphone atau headphone, suara musik secara langsung masuk ke dalam telinga. Jadi, jika kamu mengencangkan volume suara melebihi 90 desibel, maka akan menyebabkan komplikasi pada pendengaran, atau bahkan tuli. Siapa saja yang mendengarkan suara bervolume lebih dari 100 desibel selama 15 menit saja, akan menyebabkan orang tersebut kehilangan pendengarannya. Jadi perhatikan volume suara musik ketika kamu menggunakan headset. Sebaiknya kamu memutar musik hanya 60% dari maksimum volume.

2.  Infeksi Telinga

Pernahkah kamu meminjamkan earphone atau headphone ke orang lain? Ternyata meminjamkan earphone kepada orang lain dapat menyebabkan infeksi telinga, lho. Bakteri dari telinga orang lain dapat dengan mudah berpindah melalui earphone. Jadi, lain kali kamu meminjamkan earphone ke orang lain, pastikan kamu membersihkannya dulu sebelum digunakan.

3.  Tidak Ada Ruang Udara

Agar suara musik bisa terdengar jelas, kamu harus memasang earphone langsung ke dalam lubang kuping sehingga tidak menyisakan adanya ruang udara. Ya, suara musik memang akan terdengar jelas dan jernih ketika tidak ada ruang udara, tapi hal tersebut justru akan menyebabkan infeksi pada telinga. Jadi, dibanding earphone, pakailah headphone yang tidak perlu langsung dimasukkan ke lubang telinga.

4.  Tuli Sesaat

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang-orang yang memakai earphone atau headphone hampir sepanjang waktu dan dalam volume yang kencang, merasakan telinga mereka mati rasa. Mereka tuli untuk sesaat waktu, tapi kemudian kembali normal. Tuli sesaat ini bisa berbahaya dan berujung kepada tuli permanen. Karena itu, usahakan untuk tidak menggunakan headset selama 4 jam terus menerus.

5.   Sakit Pada Telinga

Selain itu, pengguna earphone atau headphone juga sering mengeluh sakit pada telinga mereka. Terdengar suara dengungan pada kuping atau sakit pada daerah telinga tertentu.

6.  Pengaruh Buruk untuk Otak

Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh headset dapat menyebabkan dampak yang serius terhadap otakmu. Walaupun belum terdapat bukti medis yang kuat untuk hal tersebut, tapi kebanyakan pengguna headset ditemukan cenderung memiliki masalah pada otak. Bagian dalam telinga manusia terhubung langsung dengan otak. Infeksi kecil sekalipun pada bagian dalam telinga, dapat langsung memengaruhi otak dan akan berujung pada masalah kesehatan yang serius.

7.  Dapat Menyebabkan Kecelakaan

Menggunakan headset untuk mendengarkan musik juga bisa menyebabkan seseorang menjadi kurang awas terhadap lingkungan sekitar. Apalagi salah satu kecenderungan pengguna headset adalah menaikkan volume lebih kencang daripada suara disekitarnya. Tidak mengagetkan jika sering terjadi kecelakaan akibat pengguna headset tidak bisa mendengar bunyi suara klakson ketika sedang berada di jalan. Karena itu, sebaiknya pasanglah volume yang tidak terlalu keras, sehingga masih bisa mendengarkan suara dari lingkungan di sekitar.

Share